NGENTEG LINGGIH dan NGRESIGANA PURA AGUNG GIRI NATHA SUMBAWA BESAR-NTB Print E-mail

Bertepatan dengan Hari  Raya Galungan yang jatuh pada hari Rabu, Kliwon , wuku Dunggulan pada tanggal 14 Oktober 2009 telah dilaksanakan upacara  Ngenteg Linggih dan Ngresigana di Pura Agung Giri Natha Sumbawa Besar yang dipuput oleh Ida Pedanda Gede Kertha Arsa dari Geria Amertha Sari Pagesangan Mataram

 

Upacara ini telah diawali dengan upacara  Negtegan  yang dilakukan hari sabtu, 10 Oktober 2009 oleh umat Hindu  dan dilanjutkan hari senin 12 0ktober 2009  Nedunan Ida bethara .
Pada puncak upacara Karya Ngenteg Linggih ini dilakukan beberapa tahapan upacara yaitu :

  1. Pada siang hari dilakukan upacaramecaru  Rsi Gana, mecaru Rsi Gana terdiri dari kata: mecaru yang berarti mengharmoniskan tempat/lokasi , Rsi dan Gana, Rsi = yang kita hormati ( Ida Hyang Widhi Wasa), dan Gana =yang berfungsi untuk menghilangkan hal-hal yang kurang  baik secara niskala maupun skala.
  2. selesai upacara mecaru Rsi Gana dilaksanakn upacara Pemelapas yang tujuannya untuk menyucikan segala sesuatu yang digunakan dalam pembangunan Pelinggih-Pelinggih, Perlu diketahui bahwa bangunan pelinggih ini merupakan bangunan yang baru maupun bangunan yang telah ada , dimana perubahan itu terjadi karena perubahan tata letak dan bentuk
  3. Upacara berikutnya dilakukan upacara  mendem pedagingan, pedagingan ini merupakan kekuatan  aksara suci yang dapat menggerakkan spiritual umat. jumlah pedagingan yang dipendem pada hari ini sebanyak 12 pedagingan
  4. Upacara Ngenteg linggih, artinya bahwa kata  ngenteg = tetap, sedangkan linggih = duduk, stana hal ini dapat diartikan bahwa kita telah berkeyakian Ida Hyang Widhi Waca telah melindungi umatnya dimanapun berda
  5. Puja Wali  yang dilanjutkan dengan persembahyangan bersama, pada persembahyang ini diisi  Dharma Wacana  yang disampaikan oleh Ketua Parisada Kabupaten Sumbawa Made Suarya Dala SP, Upacara ini telah dilengkapi dengan Tari Rejang dan tari topeng Sida karya yang dilakukan oleh Sanggar Seni Suka Duka Sumbawa dibawah pembinaan Wayan Jayantara SPd
  6. Ida Bethara Nyejer selama tiga hari. Selama Ida Bathara nyejer memberikan kesempatan kepada umat Hindu yang berada di luar kota Sumbawa untuk menghaturkan bakti di Pura Giri Natha Sumbawa.

 

Pura Agung Giri Natha ini telah berdiri sejak tahun 1957, terletak di Jalan Yos Sodarso No. 25 Sumbawa Besar dan baru sekarang dilaksanakan Upacara Karya Ngenteg Linggih,sehingga pada hari Rabu 14 Oktober 2009 merupakan hari yang bersejarah bagi umat beragama Hindu yang berdomisili di Kabupaten Sumbawa. adapun biaya yang digunakan untuk Karya Ngenteg Linggih ini berasal dari : swadaya masyarakat dan bantuan dana APBD dari Pemda Sumbawa.
Pura Agung Giri Natha Sumbawa Besar ini diempon oleh 523 KK atau 2500 jiwa yang telah menetap di dalam kota Kabupaten Sumbawa Besar.

 

Laporan disusun pada tanggal , 14 Oktober 2009

Ketua,

Ttd

I Made Utama, SH.
Sekretaris,

Ttd

Drs. I Ketut Swandika

 

Image 

Image

Image

Image

Image

Image

 

 
< Prev   Next >