|
Menjunjung tinggi kebenaran, tegas dan tulus dalam tindakan (arjavam). Mereka yang memiliki sifat-sifat yang suci dan agung, selalu berkata dan bertindak tegas dalam setiap aspek kehidupan mereka, tetapi jiwa mereka sebenamya amatlah lembut, tulus dan jujur akan kebenaran. Inilah sebenarnya yang mendasari tindakan dan ucapan mereka yang tegas. Mereka juga amat tinggi dalam menjunjung nilai-nilai kebenaran walaupun untuk hal-hal yang amat kecil sekalipun. [BG 16.9]  Muspa Jaman sekarang, jika ada orang yang berbicara tentang ”clean business” – berbisnis dengan sikap arjawam yang berati jujur - tulus - tanpa kecurangan, tentu menuai tawa. Dianggap ide yang tak masuk akal, fanatik bahkan mungkin dianggap bodoh. Karena sudah jadi rahasia umum, cara-cara kotor dilegalkan demi mencapai sukses.Pertanyaannya, apakah kita harus meninggalkan sikap ”arjavam” yang ditegaskan di Bhagawad Gita di atas ? Akankah kita ikut edan agar kebagian, ataukah kita bersikap idealis tanpa kompromi ?
Menjawab itu tentu sulit, bahkan lebih sulit lagi, ketika kita berhadapan dengan situasi nyata di tempat kerja. Praktik curang, suap, korup, nepotisme, saling jegal, saling menjatuhkan, sudah sangat sering terjadi. Dan terkadang kita terjebak dalam situasi yang memaksa kita untuk kompromi dan terseret arus, jika tidak ingin kalah. Sikap yang tepat dalam hal ini adalah selalu eling dan penuh waspada, untuk tetap menjunjung tinggi kebenaran, tegas dan tulus dalam tindakan. Terkadang kita terjebak bagai domba di tengah kawanan serigala yang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan. Karena itulah, sikap eling, waspada, cerdik dan taktis harus diasah, tanpa harus mengorbankan integritas kita. Sikap eling dan waspada adalah dua prinsip yang wajib dimiliki saat bekerja. Eling saja tanpa disertai waspada dan kecerdikan, hanya akan membuat kita diakali dan dengan mudah dijatuhkan oleh dunia. Sebaliknya kecerdikan tanpa eling dan ketulusan, membuat kita tak ada bedanya dengan serigala yang siap memakan segalanya. Ingatlah bahwa sebahagia-bahagianya orang yang lupa, akan lebih bahagia nantinya, orang yang tetap eling dan selalu waspada. Salam hangat dan semoga bermanfaat, IBMade Jaya Martha, Ir., MM. Sekretaris III Parisada |