Logo PHDI Pusat
Wisata Spiritual di India dan Bangkok Print E-mail
Article Index
Wisata Spiritual di India dan Bangkok
Page 2
Page 3
Page 4
Page 5
Dari Haridwar kita memerlukan lima jam perjalanan darat menuju Kuruksetra, sebuah kota yang sangat bersejarah dalam perang Pandawa-Korawa. Pusat peperangan ini masih ada tepatnya di Kuruksetra University. Bahkan, vibrasi peperangan sering ditemukan di kawasan ini. Di pusat perang ini tak ada tempat sueinya, melainkan di Jyotisar. Jyotisar pada zaman Bharatayudha adalah lokasi berdirinya tenda-tenda Korawa dan Pandawa. Lokasi ini diyakini sebagai turunnya wejangan suci Bhagawad Githa.

 

Di Jyotisar, Arjuna mendapat wejangan dari Kresna agar tak ragu berperang melawan Korawa sekalipun yang dihadapi adalah saudara dan kakeknya, Bisma. Di sini ada pohon Wertha yang masih hidup yang "menyaksikan" percakapan Arjuna dan Kresna. Di lokasi ini umat bersembahyang kemudian keliling tiga kali sambil mengambil tanab suci.

 

Di depan pura Jyotisar mengalir sisa Sungai Saraswati yang dulu sempat hilang. Secara umum kondisi tempat suci ini cukup memprihatinkan karena tak adanya perhatian serius dari pemerintah setempat menata kawasan ini. Sekitar 10 km ke arah selatan kita bisa mengunjungi pura, Rsi Bisma Kunda yakni tempat berbaringnya Rsi Bisma. Di sini juga ditemukan sumber air yang tak pernah kering.

Umat Hindu mempercayai air ini muncul ketika Arjuna memanah Bisma saat Bisma meminta senjata kesatria kepada Arjuna dan Duryadana agar ia bisa tidur. Duryadana membawakan kasur, sementara Arjuna memanah hingga meneteskan darah. Tetesan darah inilah berubah menjadi kolam yang tak pernah kering.

 

Di Bali, menurut Drs. Sara Sastra, M.Si. dikenal sebagai tirta penembak ketika orang akan ngaben. Tirta ini harus dicari sendirian di tengah sungai saat malam hari. Di sisi timur pura juga ada patung Bisma sedang berbaring dengan ribuan anak panah. Ke arah selatan lagi, perjalanan tirtayatra menuju ke Brahma Syahwar.

 

Di sini kita menemukan danau tempat Dewa Brahma melaksanakan yadnya yakni menciptakan dunia. Diyakini juga sebagai tempat turunnya amertha. Makanya saat gerhana bulan dan matahari masyarakat India memenuhi kolam ini. Lokasi ini juga dipakai Duryadana bersembunyi dari kejaran Bima. Di bagian barat, kita bisa mengunjungi sumur Drupadi. Di sumur inilah Drupadi menyucikan rambutnya setelah Pandawa memenangkan perang. Di Drupadi Kupa ini tak banyak peninggalan menarik, kecuali Sumur tua yang airnya dipercaya membuat awet muda. Banyak orang suci bertapa di lokasi ini.

 

City Tour

India juga banyak memiliki objek wisata untuk city tour di kota New Dehli. Namun jika dibandingkan dengan Denpasar, tampaknya di India lebih menarik karena yang ditampilkan adalah peninggalan bersejarah. Nuansa sekte di India juga masih kuat. Seperti Laksmi Nayaran Mandir adalah kuil pemujaan Dewi Laksmi atau dewi keberuntungan. Pura inijuga sering disebut Birla Mandir karena dibuat oleh pengusaha India bernama Birla. Birla membuat banyak pura dengan konsep dan corak yang Bama.

 

Menariknya, Pura-pura di sini sekalipun memuja banyak sekte namun tetap ada yang ditonjolkan. Di Laksmi Narayana yang ornamennya lebih indah dari Taj Mahal ini ada pemujaan untuk Dewi Laksmi, Durga Dewi, Siwa, Krisna, Wisnu, Hanoman dan Ganesa. Namun pelinggih terbesar untuk Dewi Laksmi (Wisnu). Sementara di Cata Pur menonjolkan Siwa.

 

Di India juga berkembang ajaran Islam modern yang sempat dilarang di negara lain. Kehidupan Islam Bahai itu kita temukan di Lotus, tempat suci berbentuk teratai. Cara bersembahyangnya hanya dengan meditasi. Makanya para petirtayatra dilarang berbicara 20 menit di ruangan itu.

 

Dari sekian objek wisata, Istana Pandawa yang bernama Indraprasta yang tampak paling menyedihkan. Yang tinggal hanya benteng tua yang mulai keropos dan sejumlah bangunan tua tak terawat. Maklum, selama 100 tahun India dikuasai Islam dan sebagian Istana Pandawa dihancurkan. Yang berdiri sekarang adalah bangunan kokoh yang tak bisa dihancurkan oleh manusia dan mesin. Sebagai gantinya di kawasan ini dibuatkan Indraprasta Park sebagai tempat refresing. Objek wisata city tour di New Dehli masih banyak seperti Indian Gate dan Istana Presiden. (sue).

 

Nenek Moyangnya Pergi ke Bali

UMAT Hindu di India bagian tenggara yakni di Orisa sampai kini memiliki hubungan batin dengan Bali. Mengapa? Warga Orisa di Indonesia dikenal sebagi bangsa Kalingga. Bahkan, sebagian orang Indonesia mengakuimereka keturunan dari bangsa Kalingga lewat kontak perdagangan laut tempo dulu. Penyebaran agama Hindu punke Indonesia sebagian besar dari Kalingga.

 



 
< Prev   Next >
"));